TIMIKA — Bidang Kesekretariatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika membentuk Dasawisma perdana di Kampung Ipaya, Distrik Amar, pada Rabu (30/9/2026). Dasawisma tersebut diberi nama Dasawisma Kame Data sebagai bagian dari penguatan peran PKK hingga tingkat keluarga.
Dalam
pembentukan tersebut, Ibu Ursula Uniyapea dipercaya sebagai Ketua,
sementara Ibu Egenia Kaporati ditetapkan sebagai Bendahara. Keduanya
bersama anggota Dasawisma nantinya menjadi perpanjangan tangan TP-PKK dalam
membantu pendataan kondisi keluarga serta mendukung pelaksanaan berbagai
program PKK di Kampung Ipaya.
Dasawisma
merupakan kelompok masyarakat pada tingkat paling kecil dalam gerakan PKK yang
umumnya terdiri atas 10–20 kepala keluarga yang tinggal berdekatan.
Keberadaannya memiliki peran penting karena menjadi penghubung langsung antara
program PKK dengan kebutuhan keluarga di lingkungan masyarakat.
Melalui Dasawisma
Kame Data, pendataan keluarga akan dilakukan secara berkala sehingga dapat
menjadi dasar dalam melihat kondisi sosial, kesehatan, ekonomi, serta kebutuhan
masyarakat. Selain itu, Dasawisma juga berperan dalam mempermudah penyuluhan
dan penerapan 10 Program Pokok PKK hingga ke tingkat rumah tangga.
Di lapangan,
kegiatan Dasawisma akan diarahkan pada sejumlah program, antara lain Hatinya
PKK melalui pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan dan tanaman obat
keluarga (TOGA), edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta
pemantauan lingkungan dan jentik nyamuk.
Di bidang
sosial-ekonomi, Dasawisma juga dapat mendorong kegiatan kebersamaan seperti
arisan, simpan pinjam, serta berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga.
Pembentukan
Dasawisma Kame Data diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat
partisipasi masyarakat Kampung Ipaya, sekaligus memastikan program PKK dapat
berjalan lebih dekat, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga di tingkat
kampung.

