MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh ketahanan keluarga.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Mimika melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, saat pelantikan pengurus TP-PKK Distrik Mimika Timur periode 2026–2030 di Kantor Distrik Mimika Timur, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi kesehatan reproduksi bagi masyarakat.
Pelantikan dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika Ny. Suzy Rettob, Wakil Ketua TP-PKK Periana Kulla Kemong, Kepala Distrik Mimika Timur Raymond Tanser, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), kepala kampung, organisasi perempuan, tokoh agama, tokoh adat, serta para kader PKK.
Dalam sambutannya, Fransiskus Bokeyau menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga dan peningkatan partisipasi masyarakat.
"Pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga, memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menumbuhkan partisipasi sosial," ujarnya.
Menurutnya, PKK merupakan gerakan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karena itu, keberadaan pengurus hingga tingkat distrik memiliki posisi strategis dalam menjangkau langsung keluarga sebagai unit terkecil pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyoroti persoalan anak jalanan yang masih menjadi tantangan sosial di daerah tersebut. Kondisi itu dinilai membutuhkan keterlibatan aktif kader PKK untuk memperkuat pola pengasuhan keluarga, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemenuhan gizi anak, serta mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
"Banyak hal menjadi perhatian kita, terutama terkait persoalan anak-anak kita di daerah yang menjadi isu serius. Ini menjadi tugas Bapak-Ibu pengurus PKK tingkat distrik. Jika asupan gizi anak salah diberikan, maka hal itu dipastikan akan berpengaruh buruk pada masa depan pendidikan mereka," tegas Fransiskus.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah meyakini bahwa keluarga yang sehat, harmonis, mandiri, dan berdaya merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkualitas, dan berkarakter guna mendukung pembangunan Kabupaten Mimika yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus menyampaikan empat arahan utama kepada pengurus TP-PKK Distrik Mimika Timur yang baru dilantik, yakni menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan kepada masyarakat, membangun soliditas internal organisasi melalui kerja sama dan komunikasi yang baik, memastikan seluruh program kerja selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah, serta memperkuat peran kader PKK hingga tingkat kampung sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga.
Di akhir sambutan, Pemerintah Kabupaten Mimika mengajak seluruh pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kepengurusan TP-PKK Distrik Mimika Timur agar mampu menjalankan program-program pemberdayaan secara optimal.
"Keberhasilan PKK tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama. Dengan bergerak bersama, kami yakin berbagai persoalan keluarga dan sosial di tengah masyarakat dapat kita hadapi dengan jauh lebih baik," pungkasnya.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap TP-PKK Distrik Mimika Timur dapat menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga dengan memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan hingga ke tingkat kampung.

