KOKONAU — Langkah strategis dalam memperkuat roda organisasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir kembali digulirkan. Pemerintah Distrik Mimika Barat bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menggelar upacara pelantikan pengurus TP PKK Distrik Mimika Barat. Prosesi khidmat ini dipusatkan di Kantor Distrik Mimika Barat, Kokonau, pada Selasa (19/05/2026).
Pelantikan struktur kepengurusan baru di bawah nakhoda Ny. Cecilia tersebut menjadi momentum krusial untuk menyinergikan program-program mendasar penunjang visi pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi berbasis keluarga.
Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy, S.Sos., dalam arahannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat distrik. Menurutnya, PKK memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah untuk menyentuh unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.
Pemerintah distrik menaruh harapan besar di bawah kepemimpinan pengurus yang baru agar mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Di samping memberikan ucapan selamat, kepala distrik menegaskan bahwa tanggung jawab yang kini diemban oleh pengurus merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan nyata yang membutuhkan kerja keras. Sinergi yang harmonis antara pemerintah distrik, pengurus PKK, dan masyarakat luas dinilai menjadi kunci utama agar target-target pemberdayaan dapat tercapai secara optimal.
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob, yang hadir didampingi Wakil Ketua, Ny. Periana Kula Kemong, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan sebuah amanah besar. Pengurus distrik yang baru dikukuhkan diminta segera bergerak membentuk kelompok Dasawisma di tingkat kampung sebagai ujung tombak pengumpulan data dan pelaksanaan program di lapangan.
Sebagai bagian dari komitmen kerja nyata, TP PKK Kabupaten Mimika langsung menginstruksikan para Ketua Bidang untuk memaparkan tupoksi kerja dari Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga 4 guna menghindari tumpang tindih peran. Pengurus distrik diminta memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah koordinasi, sekaligus bekerja dengan hati dan keikhlasan dalam melayani warga.
Terdapat sejumlah isu nasional dan regional yang menjadi penekanan utama bagi TP PKK Distrik Mimika Barat dalam masa bakti ini:
• Akselerasi Penurunan Angka Stunting: Mengoptimalkan peran Posyandu melalui kerja sama yang erat dengan Puskesmas setempat, termasuk memastikan distribusi pemberian makanan tambahan (PMT) dan vitamin berjalan berkala.
• Pengawalan Program Wajib Belajar 13 Tahun: Memastikan kehadiran dan keaktifan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-Kanak (TK) di setiap kampung sebagai pemenuhan program nasional.
• Pencegahan Pernikahan Usia Dini: Menggandakan sosialisasi dan edukasi melalui Pokja 1 bagi generasi muda mengenai pentingnya memprioritaskan pendidikan hingga usia matang minimal 20 tahun.
• Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi: Menyukseskan program prioritas Provinsi Papua Tengah dalam pembudidayaan tanaman kelor sebagai sumber nutrisi tinggi, serta pemanfaatan potensi lokal seperti sektor perikanan Kokonau.
Kokonau, sebagai pusat pemerintahan Distrik Mimika Barat, memiliki rekam jejak panjang sebagai kota tua yang bersejarah di tanah Mimika dan telah melahirkan banyak tokoh besar. Kehadiran kepengurusan PKK yang sah dan solid diharapkan mampu mengembalikan serta melejitkan potensi wilayah ini agar tidak tertinggal dari distrik lainnya.
Melalui komitmen penganggaran yang responsif dari pemerintah distrik serta kerja kolektif pengurus PKK yang bergerak dalam kebersamaan, momentum pelantikan ini diharapkan menjadi titik balik lahirnya keluarga-keluarga di Mimika Barat yang lebih sehat, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
