MIMIKA – Dalam upaya memastikan pemerataan akses pendidikan anak usia dini hingga ke pelosok, Kelompok Kerja (Pokja) 2 Tim Penggerak PKK melaksanakan kunjungan kerja ke Distrik Mimika Barat Tengah pada Rabu (29/04/2026). Selain berinteraksi langsung dengan peserta didik, kunjungan ini difokuskan pada pemetaan dan pendataan menyeluruh terhadap keberadaan lembaga PAUD di tingkat kampung.
Dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Pokja 2, Leentje A. Siwabessy, rombongan meninjau langsung aktivitas belajar mengajar di lapangan. Kehadiran tim disambut hangat oleh anak-anak PAUD yang terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif bersama para pengurus Pokja.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Pokja 2 membawa misi krusial untuk melakukan validasi data terkait infrastruktur dan operasional PAUD di setiap kampung. Hal ini sejalan dengan target ambisius pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada kampung yang tertinggal dalam aspek pendidikan dasar.
"Kami melakukan pendataan secara mendalam karena pada tahun ini, diwajibkan seluruh kampung sudah harus memiliki fasilitas PAUD," tegas Leentje A. Siwabessy di sela-sela kegiatannya.
Hasil dari pendataan ini nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah dan stakeholder terkait untuk:
• Identifikasi Kebutuhan: Mengetahui kampung mana saja yang belum memiliki layanan PAUD.
• Peningkatan Mutu: Mengevaluasi kelayakan sarana dan prasarana yang sudah ada.
• Intervensi Kebijakan: Mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah pesisir dan pedalaman.
Langkah proaktif Pokja 2 ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi aparatur kampung dan orang tua untuk lebih peduli terhadap pendidikan karakter anak sejak usia dini. Dengan terpenuhinya target "Satu Kampung Satu PAUD", Mimika Barat Tengah optimis dapat mencetak generasi emas yang siap bersaing di masa depan.


